
ANAMBAS, liputannews.id — Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, Dr. Transiswara Adhi, S.H., M.Hum., dalam kunjungan kerja sekaligus kunjungan perdananya ke Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Sri Siantan, Kecamatan Siantan, Senin (21/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Kedatangan Kajati Kepri juga disambut melalui prosesi adat Melayu. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas mengalungkan batik cual dan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada Kajati Kepri.
Raja Bayu menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Kajati Kepri tersebut. Ia menilai kehadiran Kajati menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan kejaksaan.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Bapak Kajati Kepulauan Riau ke Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Raja Bayu.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.
“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau,” katanya.
Raja Bayu berharap hubungan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap sinergi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat dalam mendukung pemerintahan, pembangunan daerah, serta pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Kunjungan perdana Kajati Kepri di Anambas tersebut sekaligus menandai penguatan hubungan koordinasi antara pemerintah daerah dan jajaran kejaksaan dalam menjalankan tugas serta mendukung pembangunan di daerah. (Red-LN)











